Pembuatan Perahu Pompong, BAZNAS Mandirikan Nelayan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membentuk program Nelayan Mandiri bagi para nelayan di Desa Pangkalan Balai, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Mengingat salah satu potensi yang dimiliki Desa Pangkalan Balai adalah hasil laut dan mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan, namun alat tangkap nelayan yang digunakan masih minim sekali.  Hadirnya program ini bertujuan untuk memberikan sarana dan prasarana melaut seperti pompong dan jaring guna menunjang kegiatan melaut. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Zakat Community Development (ZCD).

Program Nelayan Mandiri menyalurkan dana zakat untuk pembuatan 10 unit pompong dan pengadaan 100 keping jaring yang manfaatnya diterima oleh 10 Kepala Keluarga (KK). Saat ini (6/8), progres pengerjaan 5 unit  pompong sudah mencapai 90%, 2 unit pompong sedang dalam pemasangan dek atas, dan sisanya 3 unit pompong masih dalam tahap pemasangan gading bawah/kong.

Kondisi cuaca yang berubah secara tiba-tiba, memang menjadi salah satu kendala dalam aktivitas pembuatan pompong nelayan, selain jarak tempuh yang cukup jauh dari lokasi bahan baku menuju tempat pembuatan pompong, menyebabkan lambannya pengadaan  dan pengiriman bahan. Hal tersebut tidak menjadi kendala bagi kelompok Penerima Manfaat untuk berhenti, dengan semangat yang gigih mereka tetap melanjutkan aktivitas pembuatan pompong hingga pompong dapat dimanfaatkan.

ZCD merupakan program yang tidak hanya terfokus pada bidang ekonomi saja, namun juga mengintegrasikan aspek dakwah, pendidikan, kesehatan dan kemanusiaan. Dalam bidang pemberdayaan ekonomi, selain program Nelayan Mandiri, ZCD juga melaksanakan program sentra pembibitan kambing sebanyak 60 ekor yang telah disalurkan kepada 15 KK sebagai Penerima Manfaat. Dalam bidang dakwah dilakukan pembangunan tempat wudhu dan MCK yang tersebar di 3 titik, yakni Masjid Nurul Hidayah, Masjid Babul Fatoha dan Masjid Raudhatul Jannah, yang saat ini telah dimanfaatkan oleh 200 KK.

Program ZCD di Desa Pangkalan Balai ini akan terus dikembangkan, agar lebih banyak masyarakat yang dapat menerima dan merasakan manfaatnya. Kehadiran program ZCD juga diharapakan mampu menjadikan Desa Pangkalan Balai sebagai desa  yang mandiri, islami, dan unggul.